Negara Yang Menerapkan Hukum Syariah Islam Di Asia Tenggara

Hukum syariah adalah segala tuntunan hidup untuk umat manusia dalam segala bidang kehidupan. Bukan hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah namun juga dengan sesama muslim dan kitab Al-Qur’an serta para ulama. Dalam hukum syariah akan membuat manusia paham bahwa Allah telah menciptakan dan mengatur segala kehidupan setiap umat secara detil. Ada banyak negara yang menerapkan hukum syariah islam di Asia Tenggara berikut ini.

1. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam merupakan negara yang mayoritas muslim dan telah mendirikan hukum syariah islam. Di negara ini hukum syariah sangat ketat dan tepat. Semenjak mulai ditetapkan hukum syariah islam berlaku di Brunei Darussalam semua warga islam memperkuat ajaran islam. Ada fase hukum penjara dan denda juga fase hukum amputasi dan rajam bagi para penjahat yang melakukan kriminal di Brunei. Hukum Negara dengan Hukum Islam dipadukan karena segala tentang Islam baik bagi negara dan umatnya.

2. Thailand

Thailand menerapkan hukum syariah Islam untuk warga yang beragama Islam. Namun di thailand hanya berlaku di beberapap provinsi saja. Untuk mendapatkan pembelajaran tentang syariah islam masih susah karena kurangnya materi subjektif. Segala urusan tentang syariah Islam di selesaikan dengan kepala agama yang disebut Dato Yutitham. Secara hukum, perkawinan dan perceraian yang dilakukan oleh kepala agama adalah sah. Namun poligami tidak dibenarkan di negara ini sehingga perkawinan dengan istri berikutnya tidak sah.

3. Malaysia

Hukum syariah islam yang ada di malaysia adalah hukum Islam yang terpadu dengan hukum adat. Agama islam merupakan agama dari negara tersebut. Untuk hukum yang ada di malaysia sangat ketat seperti poligami yang tidak diizinkan tidak dapat di daftarkan. Jika ada izin dapat di daftarkan namun harus denda dan menjalankan hukuman. Dan masih banyak hukum perkawinan perceraian yang ketat dan tidak sembarang dilakukan. Segala yang terjadi pasti harus punya tanggung jawab atas perbuatannya dengan denda ataupun hukuman.

4. Singapura

Negara yang membebaskan Islam berdiri dan 15% dari penduduk singapore beragama Islam. Jadi pemerintah menetralkan agama yang ada di singapore dan untuk hukuman sesuai dengan negara. Di Singapura memiliki lembaga Islam yaitu MUIS (Majelis Ugama Islam Singapura). MUIS merupakan badan hukum yang mengurus segala tentang Islam di Singapura. Dan juga bertanggung jawab menjadi komite fatwa serta panitia haji. Dengan adanya lembaga Islam para umat tidak bingung untuk menanyakan dan memberi kepda pihak mana untuk membantu persoalannya.

5. Indonesia

Negara yang mayoritas Islam dengan menerapkan hukum Islam dan diakui untuk membina moral masyarakat. Di Indonesia menggunakan sistem hukum Adat dan sistem hukum Barat yaitu kedudukan yang sama. Dan sistem hukum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehingga tergantung kasusnya seperti apa. Agama Islam di Indonesia sangat maju dan berkembang terus dan tidak dipersulit oleh hukum negara. Keberadaan agama Islam diakui oleh masyarakat Indonesia bagi agama lain tetap di hargai dan sama kedudukannya. Hukum negara sangat menghargai agama oleh karena itu segala sesuatu tindakan kejahatan diselesaikan sesuai hukum negara bukan hukum Islam.

Beberapa negara yang menerapkan hukum syariah Islam di Asia Tenggara sebagai informasi dari berbagai pengetahuan yang didapat. Negara berbeda beda dalam menjalankan hukum negaranya dengan hukum Islam. Ada yang mencampurkan kedua hukum, yang membedakan namun memiliki tujuan yang baik. Sehingga setiap negara tidak dapat ditebak bagaimana menganggap hukum Islam yang ada.