Daerah-Daerah Rawan Gempa Di Indonesia

daerah rawan gempa

Perlu diketahui bahwa Negara Indonesia merupakan Negara kepulauan yang mempunyai potensi terkena gempa. Negara Indonesia menjadi wilayah yang rawan sekali gempa, tsunami dan gunung meletus. Hal tersebut dikarenakan, Negara Indonesia berada tepat di jalur gempa teraktif di dunia dimana Negara Indonesia dikelilingi oleh cincin api pasifik atau yang biasa disebut ring of fire. Bagi yang penasaran daerah mana saja yang rawan sekali gempa, berikut adalah beberapa penjelasan tentang daerah-daerah rawan gempa di Indonesia

1. Sulawesi Tengah

Masih ingatkah pada tanggal 28 September 2018 lalu, daerah Sulawesi Tengah dilanda bencana bumi berupa gempa dengan kekuatan 7,4 SR. Gempa berkekuatan besar tersebut mengakibatkan terjadinya tsunami. Sulawesi Tengah menjadi daerah yang sering dilanda gempa bumi.

Pada tahun 2016, Sulawesi Tengah juga pernah dilanda gempa bumi sebanyak 1.542 kali dimana 31 kali merupakan gempa besar dan sisanya gempa kecil.  Gempa kecil tersebut biasanya terjadi puluhan kali dalam sehari. Terkadang gempa kecil tersebut tidak dapat dirasakan sama sekali oleh masyarakat sekitar.

2. Maluku

Daerah rawan gempa yang selanjutnya ialah daerah Maluku. Setiap tahun, daerah Maluku selalu dilanda gempa bumi. Dalam setahun, terdapat hampir 1.000 kejadian gempa yang melanda daerah Maluku. Angka tersebut meningkat di tahun 2016 yakni 1.147 kejadian gempa di Maluku. Pada tahun 2017 terdapat 1.397 kejadian gempa di Maluku.

Maluku masuk kedalam daftar daerah rawan gempa karena Maluku merupakan wilayah yang mempunyai banyak patahan yang tidak beraturan. Hal tersebut disebabkan oleh letak Maluku yang berada di pertemuan 3 lempeng besar yaitu Pasifik Indo-Australia, Eurasia Indo-Australia masuk kebawah Eurasia dan bertemu dengan lempeng Pasifik.

3. Sumatera Utara

Perlu diketahui bahwa dari tahun 2012 sampai tahun 2016 terdapat bencana gempa bumi sebanyak 1.350 kali yang melanda daerah Sumatera Utara. Sedangkan pada tahun 2017, Sumatera Utara dilanda gempa sebanyak 683 kali, namun hanya 47 kali gempa saja yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Di Sumatera Utara terdapat beberapa provinsi yang sering terjadi gempa bumi yaitu Provinsi Karo, Nias dan Deli Serdang. Menurut BMKG, gempa yang melanda Sumatera Utara adalah gempa tektonik. Gempa tektonik tersebut masih dalam kategori aman, walaupun begitu, masyarakat harus tetap hati-hati dan waspada.

4. Nusa Tenggara Barat

BMKG mencatat bahwa pada tahun 2018, dari bulan Januari sampai bulan Juni terdapat gempa sebanyak 459 kali yang melanda NTB. Jumlah tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Perlu diketahui bahwa NTB menjadi daerah rawan gempa karena pada sebelah kanan daerah NTB terdapat penunjaman lempeng Indo-Australia kebawah lempeng Eurasia. Sedangkan di sebelah utara terdapat zona sesar naik busur belakang Flores.

5. Banda Aceh

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti masih ingat dengan bencana alam tsunami yang pernah melanda wilayah Aceh. Bencana alam tsunami tersebut terjadi karena adanya gempa bumi tektonik. Gempa bumi tektonik tersebut merupakan gempa bumi terbesar sepanjang sejarah, dan saat itu dataran bergetar hingga 1 cm.

Banda aceh ini tercatat sebagai wilayah yang rawan gempa bumi. Tercatat mulai dari tahun 2014 sampai tahun 2015 telah terjadi gempa bumi sebanyak 2.600 kali. Gempa paling banyak terjadi pada bulan November tahun 2015 yakni sebanyak 153 kali.

6. Papua

Gempa bumi yang pernah terjadi di Papua pada tahun 2018 telah memakan korban sebanyak 100 jiwa. Kekuatan gempa bumi yang terjadi di Papua pada waktu itu cukup besar yakni berkekuatan 7,5 SR.  Pada awal tahun 2016, Papua pernah dilanda gempa bumi sebanyak 495 kali.

Itu tadi merupakan beberapa penjelasan tentang daerah-daerah rawan gempa di Indonesia. Untuk masyarakat yang tinggal di daerah yang rawan gempa, maka dihimbau untuk tetap hati-hati dan waspada, karena gempa bumi dapat datang kapan saja.